PSM MAKASSAR TERANCAM SANKSI PSSI PASCA LAGA KRUSIAL KONTRA PERSIB BANDUNG
Media Suara Demokrasi - Parepare,
Pasca melakoni laga di match 33 BRI Super Liga musim 2025-2026 antara PSM Makassar kontra PERSIB Bandung di Stadion BJ Habibie Parepare, Minggu (17/05). PSM Makassar terancam sanksi dari PSSI sebagai induk olah persepakbolaan nasional di Indonesia, setelah terjadi kericuhan suporter usai laga krusial yang mempertemukan jawara BRI Super Liga, PERSIB Bandung yang menduduki posisi pertama klasemen dan PSM Makassar yang menghuni peringkat ke 14 klasemen di atas Madura United.
PSM Makassar terancam sanksi PSSI pasca kerusuhan suporter dan pengrusakan fasilitas di Stadion BJ Habibie (bicarabola.com)
Menurut mantan anggota Komdis ASPROV PSSI Sulawesi Selatan era Ligina, Hermawan, mengungkapkan bahwa kericuhan pecah tepat setelah peluit panjang dibunyikan menyusul kekalahan tipis PSM Makassar 1-2 dari PERSIB Bandung. Sebagian suporter turun dari tribun ke area lapangan. Kejadian tersebut diperparah dengan aksi oknum suporter menyalakan dan melempar flare, petasan, dan smoke bomb ke lapangan.
Sementara menurut keterangan Polres Parepare yang di kutip dari beberapa media lokal, bahwa yang menyalakan dan melempar flare, petasan, dan smoke bomb ke lapangan, bukanlah suporter melainkan Panpel.
Sementara oknum suporter dilaporkan mendekati pemain kedua tim dan melakukan tindakan fisik, seperti menendang pemain PERSIB Bandung saat situasi memanas, identitas telah dikantongi dan dalam proses.
Evoria pemain PERSIB Bandung yang awalnya merayakan kemenangan bukan hanya memastikan diri sebagai juara BRI Super Liga musim 2025-2026 dan suksesnya mematahkan kutukan tidak pernah menang di Stadion BJ Habibie, terpaksa berlari ke ruang ganti untuk mengamankan diri dari massa.
Akibat kejadian yang tidak terduga tersebut Hermawan menegaskan bahwa ini merupakan pelanggaran kode disiplin, pelemparan flare dan invasi penonton ke lapangan, membuat PSM Makassar terancam sanksi denda yang ditaksir mencapai Rp340 juta dari Komite Disiplin PSSI. Bukan hanya itu ada kemungkin PSM Makassar juga akan melakoni beberapa laga di musim depan tanpa penonton dan lebih para lagi adanya potensi pemotongan poin yang bisa saja membuat PSM Makassar terdegradasi ke divisi 2 musim 2026-2027.(msd/sport/***)